Cukupkah Kebutuhan Air Tubuh Anda?

Cukupkah Kebutuhan Air Tubuh Anda?

Cukupkah kebutuhan air tubuh anda?

Air menempatkan posisi kedua setelah oksigen. Jika anda tidak mencukupkan kebutuhan air pada tubuh, secara otomatis tubuh akan mengambil asupan air dari organ tubuh yang lain.

Misalnya usus besar, sehingga kotoran menjadi keras karena kandungan airnya diserap kembali ke tubuh.

Apa saja fungsi air?

Membantu proses pencernaan, penyerapan dan pembuangan yaitu pelarut zat gizi dan hormon untuk dialirkan keseluruh tubuh. Membantu pengeluaran kotoran dari usus besar, mencegah dan hilangkan sembelit. Mengatur suhu tubuh.Melumasi persendian dan selaput.Bagian terbesar yaitu darah, 92% darah terbentuk dari air. Darah merupakan sistem transportasi tubuh, yang mendistribusikan gizi keseluruh tubuh. Media pembuangan dari tubuh, pelarut sisa metabolisme yang dikeluarkan melalui paru-paru, kulit, ginjal.Cairan pencernaan hampir seluruhnya dalam bentuk air.Peredam benturan yaitu pada air mata, jaringan saraf tulang belakang dan  dalam kantung ketuban.

Berapakah kebutuhan air anda?

2 (dua) liter setiap hari. Jumlah ini  dipengaruhi oleh ukuran tubuh, diet, gaya hidup dan cuaca DIPERLUKAN LEBIH BANYAK AIR bagi yang memiliki tubuh ukuran besar, sedang dalam  program penurunan berat badan, memiliki gaya hidup aktif dan dalam cuaca yang lebih panas dan dingin.

Gejala dehidrasi ringan?

Sakit kepala, kelelahan, sembelit, air seni keruh, bau napas tidak sedap, mulut kering.

Gejala dehidrasi serius?

kram otot, kulit kehilangan elastisitas, mata cekung dan permukaan kulit sekitar mata menghitam.

Segera ganti konsumsi air anda (alkohol, kopi, dsbnya) dengan air 🙂

Membangun Kebiasaan Menurunkan Berat Badan

Mengontrol berat badan ternyata adalah tantangan bagi kebanyakkan orang, tapi kalau Membangun Kebiasaan Menurunkan Berat Badan sudah dimulai sejak dini, maka otomatis berat badan berlebih tidak akan terjadi pada anda.

Mulailah dengan komitmen menyesuaikan gaya hidup, terlihat dari mengurangi kalori pada pola makan sehari-hari dan membantu anda Menurunkan Berat Badan yang signifikan. Mari kita berkomitmen membangun kebiasaan ini mulai dari sekarang!

Berikut ini ada beberapa tips Membangun Kebiasaan Menurunkan Berat Badan yang akan membantu anda mewujudkan impian anda memiliki berat badan yang ideal.

1. Perhatikan Pola Makan 
Apakah anda sering telat makan, makan terlalu larut, mengemil disiang hari, mencicipi setiap masakkan, menghabiskan makanan anak/pacar anda? Coba perhatikan hal tersebut, segera kurangi karena hal tersebut adalah tabungan berat badan anda setiap hari.

2. Jika Gagal Merencanakan, Berarti Merencanakan Untuk Gagal
Pentingnya strategi untuk makanan dan cemilan. Rencanakan sebuah makanan yang rendah kalori dalam keseharian. Jika anda terbiasa dengan lapar, jadwalkan makanan rendah kalori untuk siang hari.

3. Selalu Berbelanja Dalam Keadaan Perut Kenyang
Adalah malapetaka anda berbelanja atau jalan-jalan ketika perut anda kosong atau lapar. Berbelanjalah sesuai dengan daftar yang telah disiapkan serta perut dalam keadaan kenyang. 

4. Biasakan Makan Dengan Duduk Di Meja Makan
Jangan terlalu sering makan ketika anda sedang bekerja, seperti berbicara di telepon, berjalan kesana kemari maupun berdiri. Karena ini semua akan membuat anda mudah lapar. Selain itu, makan sambil duduk anda pasti lebih menikmatinya bukan?

5. Makan Dengan Perlahan
Cobalah makan dalam keadaan tenang dan menikmati kunyah makanan anda dimulut. Jangan tergesa-gesa, serta rajin minum banyak air, yang akan membuat anda terasa kenyang sehingga menunda keinginan untuk makan lagi.

6. Rajin Bersarapan Tepat Waktu
Sarapan adalah makanan sesi pagi yang paling penting diantara semua jadwal makan anda. Ketika malam hari, tubuh membutuhkan bahan bakar untuk memulai metabolisme. Selain itu, sarapan dapat memberikan anda energi sepanjang hari, tentunya perhatikan porsi sarapan anda, jangan berlebih.

7. Rajin Gosok Gigi Setelah Makan
Setelah anda gosok gigi, mulut anda terasa bersih yang akan mencegah anda untuk memiliki keinginan makan atau cemilan. Tentunya rajin gosok gigi juga akan mengurangi karang gigi anda bukan?

Ternyata banyak sekali keuntungan dengan Membangun Kebiasaan Menurunkan Berat Badan, kalau bukan sekarang anda lakukan, kapan lagi?

Tidak ada kebiasaan yang mudah, jika anda tidak menerapkannya dari sekarang.

Resiko Sakit Kritis Kanker Payudara

Resiko Sakit Kritis Kanker Payudara

Tahukah anda mengenai resiko kanker payudara?

http://www.youtube.com/watch?v=sat_SrIqxQ0 

28 Desember 2016 ada kabar tidak menyenangkan dikalangan artis, tahukah anda resiko kanker payudara? seperti yang diberitakan di detik hot celeb Yana Zein Derita Kanker Payudara Stadium 4, Anaknya Putus Sekolah.

Resiko Kanker Payudara, Anak Bisa Putus Sekolah

Jakarta – Pesinetron Yana Zein tengah menjalani perawatan akibat penyakit kanker payudara stadium empat. Karena aktivitas sinetronnya terhenti, Yana menyebut anak-anaknya putus sekolah karena terkendala biaya.

“Betul sekali. Anak-anak nggak sekolah bukan keinginan mereka, karena saya nggak ada uang,” ungkap Yana dihubungi, Rabu (28/12).

Dua anak bintang sinetron era 90-an itu masih berada di bangku SMP. Namun Yana yang terakhir masih membintangi sinetron ‘Cinta di Langit Taj Mahal’ itu menyebut, pendidikan anaknya terbengkalai sejak ia sakit.

“Karena saya sakit setahun anak-anak jadi terbengkalai,” kata Yana.

Yana sebelumnya terkenal dengan peran-peran antagonis. Ia mengaku sudah menderita kanker ini sejak setahun lalu.
(kmb/mmu)

Siapa yang tidak kenal dengan artis Yana Zein? Resiko kanker payudara membuat buah hatinya terbengkalai dalam hal pendidikan, lewat hal ini, kita harusnya sadar, bahwa resiko kanker payudara bukan hanya ada pada biaya rumah sakit, namun ada banyak biaya lain menjadi terbengkalai selain biaya rumah sakit.

Itulah kenapa kami dari agen asuransi allianz, selalu mengedukasi masyarakat agar segera mempersiapkan santunan sakit kritis yang besar atas resiko kanker payudara, tidak ada yang pernah mau dan tahu, kapan kejadian tersebut tiba! Namun lewat persiapan santunan sakit kritis atas resiko kanker payudara, kita dapat minimalis semua dampak akibat resiko kanker payudara.

Dan siapapun berharap ketika resiko kanker payudara terjadi pada hidupnya, maka cair sejumlah uang tunai, setidaknya harapan kanker payudara stadium 4 bisa segera disembuhkan. Karena resiko kanker payudara jika sampai terjadi, yang dipikirkan hanya 2 hal, yaitu : keuangan dan resiko kanker payudara tersebut. Jika keuangan sudah kita persiapkan sejak dini, yang orang pikirkan adalah berjuang segera sembuh atas resiko kanker payudara atau sakit kritis lainnya. Minimal kita sudah cukup tenang mengenai keuangan dikala sakit kritis tersebut menyerang!

85 Persen Pasien Kanker Dan Keluarga Bangkrut

85 Persen Pasien Kanker Dan Keluarga Bangkrut

85 persen pasien kanker dan keluarga bangkrut! Baru-baru ini saya melakukan pencarian mengenai informasi sakit kritis, saya menemukan berita di harian kompas, 17 Desember 2011

85 persen pasien kanker dan keluarga bangkrut

Sungguh sangat terkejut, ternyata yang saat ini di dengunkan Allianz mengenai pentingnya memiliki santunan asuransi sakit kritis, ternyata sudah sangat benar. Mungkin secara awam, banyak yang berpikir, bahwa kebangkrutan di identik dengan : hilangnya pekerjaan, pencurian, kemalingan, sabotase atau bangkrut. Beberapa hal yang saya sebutkan memang benar secara penglihatan dapat membuat bangkrut keluarga, namun tahukah anda, ada maling yang tidak pernah terlihat dan diam-diam akan datang membuat anda bangkrut! yaitu sakit kritis. 85 persen pasien kanker dan keluarga bangkrut ini merupakan hasil penelitian dari Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan dan Analisa Kebijakan UI.

Pertanyaannya sekarang apakah anda sudah siapkan asuransi sakit kritis mulai dari sekarang? Anda siapkan sekarang pun, belum tentu dapat membantu. Apalagi tidak menyiapkan sama sekali. Penting untuk anda ketahui, asuransi sakit kritis di semua perusahaan asuransi memiliki masa tunggu 90 hari, artinya setelah 90 hari, asuransi sakit kritis akan mengcover anda. Apakah lewat informasi 85 persen pasien kanker dan keluarga bangkrut masih belum cukup membuat anda tersadarkan bahwa asuransi sakit kritis penting untuk anda sekeluarga?

85 Persen Pasien Kanker Dan Keluarga Bangkrut

Jakarta, Kompas – Studi awal dari Fase II ASEAN Costs in Oncology menunjukkan, 85 persen pasien dan keluarga bangkrut karena menanggung biaya obat dan perawatan kanker. Ini indikasi kanker berpotensi membuat keluarga ekonomi menengah dan rendah menjadi semakin miskin.

”Jika di keluarga ada yang menderita kanker payudara, biaya perawatan bisa mencapai Rp 200 juta setahun. Maka, orang yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan bisa bangkrut,” kata Prof Hasbullah Thabrany dari Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan dan Analisa Kebijakan, Universitas Indonesia, pada peluncuran Fase II Studi ASEAN Costs in Oncology (Action), Jumat (16/12), di Jakarta.

Action adalah kajian multinasional tentang dampak sosial ekonomi kanker yang dilakukan oleh The George Institute, Sydney, difasilitasi oleh The ASEAN Foundation dan Roche Asia Pasifik. Studi dilakukan di delapan negara ASEAN, yaitu Malaysia, Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, studi akan dilaksanakan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, pada 2.400 pasien kanker dan keluarga.

Studi dimulai Januari 2012 di 12 rumah sakit, yaitu RS Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo, RS Medistra, dan MRCCC (Jakarta); RS dr Hasan Sadikin (Bandung); RS dr Kariadi (Semarang); RS dr Sardjito (Yogyakarta); RS dr Sutomo dan Klinik Onkologi (Surabaya); RS Sanglah (Denpasar); RS dr Wahidin Sudirohusodo (Makassar); serta RS dr Adam Malik (Medan).

Masukan bagi pemerintah

Selama setahun pasien dan keluarga dipantau beban keuangannya, dari sisi perawatan ataupun biaya tidak langsung, seperti transportasi. Selain mengetahui besaran biaya untuk penderita kanker dan keluarganya selama perawatan, hasil studi bisa menjadi bahan pertimbangan pengambilan kebijakan dalam pengendalian kanker. Menurut Hasbullah, penelitian akan selesai tahun 2013, dan diharapkan menjadi masukan bagi kebijakan pemerintah terkait penerapan Sistem Jaminan Sosial Nasional tahun 2014.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mendukung studi ini. Ia memaparkan, kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian global dengan angka 13 persen (7,4 juta) dari semua kematian per tahun. Sebanyak 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi tumor 4,3 per 1.000 penduduk di Indonesia. Kanker penyebab kematian nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cedera, perinatal, dan diabetes. Menurut sistem informasi RS, jenis kanker tertinggi di RS seluruh Indonesia pada pasien rawat inap tahun 2008 adalah kanker payudara (18,4 persen), disusul kanker leher rahim (10,3 persen).

Di Indonesia, 70 persen kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut. Akibatnya, angka bertahan hidup rendah dan menyerap anggaran besar. Data PT Askes, kanker menempati urutan keempat penyerapan biaya rawat jalan dan tindak lanjut pada 2010. (ICH)

Ayo, segera persiapkan asuransi sakit kritis mulai dari sekarang, jangan biarkan diri anda hanya menjadi penerima informasi saja dan jika anda tergerak untuk membantu keluarga Indonesia memiliki asuransi sakit kritis, pastikan anda bergabung menjadi agen asuransi! Selain anda bisa memiliki asuransi GRATIS lewat komisi bulanan anda, anda juga bisa membantu menjaga keluarga Indonesia agar tidak tergabung menjadi 85 persen pasien kanker dan keluarga bangkrut

Penyebab Kanker Payudara

Penyebab Kanker Payudara & Faktor Risikonya

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker payudara. Dokter mengetahui bahwa kanker payudara terjadi ketika beberapa sel payudara mulai berkembang secara tidak normal. Sel-sel tersebut membagi lebih cepat daripada sel pada umumnya. Akumulasi sel ini membentuk tumor yang dapat menyebar pada payudara, jaringan getah bening atau bagian tubuh lain.

Kanker payudara paling sering dimulai pada saluran produksi susu. Dokter menyebut jenis kanker ini cancer invasive ductal carcinoma. Kanker payudara juga dapat dimulai dari lobulus (invasive lobular carcinoma) atau sel pada payudara.

Ilmuan mengidentifikasi hal yang dapat meningkatkan risiko anda memiliki kanker payudara. Tapi tidak jelas apa kenapa beberapa orang tidak memiliki faktor risiko mengalami kanker, sementara orang lain yang memiliki faktor risiko tidak pernah mengalaminya. Sepertinya kanker payudara disebabkan oleh kombinasi dari faktor genetik dan lingkungan anda.

Kanker payudara karena keturunan

Dokter memperkirakan bahwa 5 sampai 10 persen kanker payudara berhubungan pada mutasi genetik pada generasi di dalam keluarga. Sejumlah gen rusak yang diwariskan dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara telah diidentifikasi. Yang umum adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

Jika anda memiliki catatan keluarga yang kuat dengan kanker payudara atau kanker lain, tes darah dapat membantu mengidentifikasi BRCA yang rusak atau gen lain yang terdapat di dalam keluarga.

Faktor risiko Terkena Kanker Payudara

Faktor risiko adalah segala sesuatu yang membuat anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara. Tetapi memiliki satu atau bahkan beberapa faktor risiko tidak berarti anda akan mengalami kanker – beberapa wanita dengan kanker payudara tidak memiliki faktor risiko apapun yang diketahui daripada wanita lain.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara antara lain:

Wanita. Wanita lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara daripada laki-laki.Bertambahnya usia. Risiko anda mengalami kanker payudara meningkat seiring usia. Wanita yang berusia lebih dari 60 tahun memiliki risiko lebih besar daripada wanita dengan usia yang lebih muda.

Catatan pribadi dengan kanker payudara. Jika anda memiliki kanker pada satu payudara, anda memiliki peningkatan risiko mengalami kanker pada payudara yang lain. Sejarah keluarga dengan kanker payudara. Jika anda memiliki ibu, saudara perempuan atau anak perempuan dengan kanker payudara, anda memiliki peluang yang lebih besar terdiagnosa dengan kanker payudara. Tetapi secara umum mereka yang memiliki kanker payudara tidak memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara.

Gen keturunan yang meningkatkan risiko kanker. Mutasi gen tertentu yang meningkatkan risiko kanker payudara dapat menurun dari orang tua kepada anak. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2. Gen tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker lain, tetapi mereka tidak membuat kanker pasti terjadi.
Terkena radiasi. Jika anda menerima perawatan dengan radiasi pada dada saat anak-anak atau orang dewasa yang muda, anda lebih memiliki kemungkinan mengalami kanker payudara di kemudian hari.

Obesitas. Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko anda mengalami kanker payudara. Datang bulan yang dimulai pada usia lebih muda. Masa datang bulan yang dimulai sebelum usia 12 tahun meningkatkan risiko kanker payudara.
Menopause yang dimulai pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause anda dimulai setelah usia 55 tahun, anda akan memiliki kemungkinan lebih mengalami kanker payudara.

Memiliki anak pertama pada usia yang lebih tua. Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Terapi hormon postmenopausal. Mereka yang menggunakan pengobatan terapi hormon yang mengkombinasikan esterogen dan progesterone untuk mengobati tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara. Minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Orang Suka Mencari Ini :